Thursday, June 29, 2006

Yang Kurang Bersyukur

Teremenungku dalam diamku
Menerawangku jauh
Menembus langit-langit kantorku
Mencari jawab galau hatiku
KENAPA...???

Satu pertanyaan yang paling sulit menurutku. Terlalu banyak jawaban yang mungkin untuk menjawabnya. Pertanyaan yang memerlukan jawaban dengan awalan "karena" atau "sebab" yang memerlukan penjabaran dan penjelasan yang luasnya... akupun belum pernah mengukurnya. Mungkin tak akan mampu.

Kini, pertanyaan itu hadir kembali. Otakkupun bekerja keras tuk mencoba mencari jawabnya. Sampai tak ada lagi tenaga tersisa tuk memotori bagian tubuh yang lain. Dan peningpun tak segan tuk singgah di kepalaku.

Kenapa begini ?
Kenapa begitu ?
Kenapa harus begini dan begitu ?
Layaknya protes - ketidaksetujuan atas ketentuan Allah

Begitu beratnya pertanyaan itu. Ilmu yang pernah kupelajari... seolah tak berguna... tak mampu kujadikan dalil tuk menjawab. Rasanya... pertanyaan ini terlalu bermain... bukan hanya di pikiran, tapi juga di rasa dan hati.

Hhh... ku tak boleh terus begini...!!!

Kucoba tenangkan diri
Kubasuh mukaku dengan air wudhu
Alhamdulillah...
Terbukalah tabir pertanyaanku
Jawabnya...
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan ?"


Yah... terlalu banyak nikmat
Tapi tidak terlihat
Tapi tidak terasa
Tapi tidak bersyukur
Astaghfirullah...
Ampunkan hamba ya Rabb...

# ketika galau, resah, gelisah menyerangku dengan tiba-tiba...

1 Comments:

  • At 12:47 PM, Anonymous Anonymous said…

    sepertinya semua orang akan mengalami hal yang sama bila galau, resah, gelisah datang... :)tapi hal yang paling indah adalah ketika semua itu kita masih roja' (kembali) kepada 'pemilik' atas dirikita

     

Post a Comment

<< Home